Langkat, Minggu,16 Agustus 2026 – corongrakyat.my.id
Anggota DPD RI Sumatera Utara Penrad Siagian menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Melalui akun media sosial, beliau turut mendoakan para korban dan penanganan darurat agar lebih cepat.
Dalam tulisan akun media sosial nya (16/8), beliau mengatakan “dengan hati yang berat dan penuh empati, kami menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)”, ucap nya
Senator asal Provinsi Sumatera Utara itu juga mengajak masyarakat ikut mendoakan para keluarga yang terdampak. ” Bencana alam ini tidak hanya mengguncang NTT, tetapi juga mengetuk pintu kemanusiaan kita. Kita dapat merasakan kecemasan, rasa takut, serta kesedihan saudara-saudara kita di sana yang terdampak—mereka yang kehilangan tempat tinggal, terpisah sementara dari kerabat, maupun yang sedang bertahan di pengungsian.
Di tengah situasi sulit ini, saya mengajak kita sekalian untuk bersama-sama menyatukan hati, menengadahkan tangan, dan menaikkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa:
Mendoakan Keselamatan: Kiranya Tuhan melindungi seluruh masyarakat di Flores dan sekitarnya dari ancaman bahaya serta gempa susulan.
Mendoakan Kekuatan & Penghiburan: Bagi keluarga yang terdampak, diberikan ketabahan, keberanian, dan penghiburan yang melampaui segala akal.
Mendoakan Para Relawan & Tim Tim SAR: Agar seluruh petugas, tenaga medis, relawan, serta pemerintah daerah diberikan kesehatan, kelancaran, dan perlindungan dalam menjalankan proses evakuasi serta penyaluran bantuan”.
Dalam harapan nya, beliau menuliskan, ”beban satu anggota tubuh adalah rasa sakit bagi seluruh tubuh.” Marilah kita tunjukkan bahwa masyarakat Flores tidak berjalan sendirian. Selain doa, mari kita ulurkan tangan melalui aksi nyata dan solidaritas kemanusiaan untuk membantu proses pemulihan saudara-saudara kita di NTT”. Ucap Penrad.
Diakhir kata Penrad juga menuliskan, ” Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi Nusa Tenggara Timur, dan seluruh bangsa Indonesia.
Doa dan simpati kami bersamamu, Flores.”
Update berita terkini di NTT, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan bahwa sampai Minggu sore, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 53 jiwa.
”Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 25 orang, Manggarai Timur 20 orang, Sikka 4 orang, Manggarai Barat 1 orang, Nagekeo 1 orang dan Ende 2 orang,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.
Petugas gabungan juga mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka.
Total korban luka-luka mencapai 137 jiwa. Saat ini, korban luka sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan terdekat maupun faskes darurat.
Data sementara yang diterima pada Minggu sore, total rumah rusak berat sebanyak 154 unit, rusak sedang 49 unit, dan rusak ringan 38 unit.
Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas pendidikan, tempat ibadah, kantor pemerintahan dan sejumlah fasilitas umum lain.
(B.Panjaitan)
