MEDAN ,Corongrakyat.My.id
Dalam rangka menyambut peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan edukatif bertajuk perlindungan anak di SMAN 8 Medan, Rabu (15/7). Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 288 peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan kolaboratif lintas sektor ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman mengenai hak-hak anak, kesehatan mental, serta kewaspadaan di era digital.
Kepala SMAN 8 Medan, Eka Sri Wahyuni Purba, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Kami berterima kasih kepada tim DP3AKB Sumut atas kunjungan ini. SMAN 8 Medan berkomitmen menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Semoga pembekalan ini membantu siswa memulai masa pendidikan dengan karakter yang kuat dan berprestasi,” ungkap Eka.
Dalam paparannya, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Kualitas Keluarga DP3AKB Sumut, Dr. Devita Mesayu, S.H., M.Hum., menekankan pentingnya kewaspadaan remaja terhadap tantangan masa kini. Ia menyoroti isu krusial seperti perundungan (bullying), kekerasan seksual, child grooming, hingga eksploitasi di media sosial.
“Kami mengajak siswa untuk berani bersuara jika melihat atau mengalami kekerasan. Selain itu, penting untuk bijak berinternet dan tidak mudah percaya kepada orang asing di ruang digital,” ujar Dr. Devita.
Edukasi yang disampaikan melalui program bertema CHILL (Curhat, Healing, Let’s Grow) tersebut berlangsung interaktif. Melalui diskusi dan permainan edukatif, para peserta diajak untuk lebih terbuka dan memahami pentingnya kesehatan mental.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Generasi Sehat
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada perlindungan anak, tetapi juga menghadirkan layanan publik komprehensif bagi peserta didik, yakni:
Sosialisasi Bahaya Narkoba: Disampaikan oleh BNNP Sumatera Utara untuk mencegah penyalahgunaan obat terlarang sejak dini.
Layanan Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.
Administrasi Kependudukan: Fasilitasi konsultasi dan pendaftaran Kartu Identitas Anak (KIA) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan peserta didik baru SMAN 8 Medan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi akan kesehatan fisik dan mental, serta mampu berkontribusi menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari diskriminasi dan kekerasan.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif antara pemerintah, pihak sekolah, dan peserta didik dalam mewujudkan generasi muda Sumatera Utara yang tangguh dan terlindungi.
Kontak Media:
Indra Rilyaldi Hsb
