KMANDAILING NATAL, corongrakyat.my.id – Sinunukan dampak tak dapat lakukan kebijakan dari Kepala Desa Suka Dame (FH) Kecamatan Sinunukan meletakkan lokasi gedung Koperasi Merah Putih Desa (KDMP) sesuai harapan masyarakat dan pengurus akhirnya 7 personil pengurus Koperasi sepakat mundur bersama. (16/4/2026 ).
Surat pengunduran diri dari 7 personil pada tanggal 3 April 2026 Ketua :
1. Joko Turjono
2. Jar’an.Sekretaris :
1. Isro Efendy sipahutar
2. Riyanto. Bendahara :
ImanAnggota badan pengawas :
1. Agus mujahid
2. Johan Syah
Hal yang tak dapat ditolerir adalah dari pengurus saat di konfirmasi adalah ke vakuman Ketua Badan pengawas ( kepala Desa ) saat bicarakan tentang lokasi yang tidak strategis, serta minim nya jawapan serta tanggapan ketika pengurus bertanya dan mengajak koordinasi terkait pembangunan KDMP.

Disamping KDMP adalah program pemerintah yang harus di dukung penuh. Bangunan KDMP juga harus membutuhkan tempat atau lokasi yang strategis. Fungsi tempat strategis adalah salah satu bentuk kepedulian desa kepada pemerintah Untuk mengembangkan koperasi sesuai dengan harapan pemerintah.
Pengurus koperasi terpilih (mengundurkan diri) dan juga sebagian besar masyarakat sangat menyayangkan penempatan bangunan KDMP saat ini yang dinilai tidak strategis bahkan terkesan tersembunyi.
Ketika pengurus dan sebagian masyarakat memberikan usulan tempat yang strategis yaitu di samping lapangan futsal/lapangan volly justru jawaban dan tanggapan kepala desa (FH) yang juga selaku ketua Badan Pengawas adalah Desa tidak memiliki uang untuk membangun ulang lapangan volly.
Sementara diketahui bahwa desa suka damai mempunyai aset dana yg bisa di pergunakan / sebagai pendahuluan untuk membangun ulang lapangan volly, Ketika awak media Sumut Brantas bertanya jika lapangan volly yang sudah ada diambil untuk pembangunan gedung KDMP apa ada tempat pengganti nya, dan dijawab ada, “masih ada lahan desa untuk di roker (tukar tempat) dan biaya tidak cukup besar, apalagi ujar salah seorang pengurus pada awak media SumutBrantas.id(M).
