Pertanian & Pangan https://corongrakyat.my.id Suarakan Aspirasi Thu, 25 Jun 2026 11:37:14 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://corongrakyat.my.id/wp-content/uploads/2026/05/cropped-Screenshot_2026-05-02-03-59-27-32_512d59465dcd1d9c8e9be3e706423fdf-32x32.jpg Pertanian & Pangan https://corongrakyat.my.id 32 32 Musim Kemarau, Petani Padi Di Langkat Rebutan Air Demi Mengairi Sawah. https://corongrakyat.my.id/2026/06/25/musim-kemarau-petani-padi-di-langkat-rebutan-air-demi-mengairi-sawah/ https://corongrakyat.my.id/2026/06/25/musim-kemarau-petani-padi-di-langkat-rebutan-air-demi-mengairi-sawah/#respond Thu, 25 Jun 2026 11:37:12 +0000 https://corongrakyat.my.id/?p=1867

LANGKAT, coeongrakyat.my.id – Kamis,25 Juni 2026.

Musim kemarau menghantui puluhan petani padi di Langkat, pasalnya area pesawahan mengalami kekeringan dan terancam gagal tanam. Untuk menyelamatkan lahan dan mencegah kerugian, para petani rebutan air demi mengairi sawah milik mereka yang berada di Pasar Sirapu Dusun Alurhitam Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Kamis (25/6/2026) siang.

‎Kondisi areal persawahan ini sering mengalami kesulitan air dan petani hanya berharap dengan adanya air hujan dan air pasang besar dari sungai.

‎Salah satu petani bernama Pasaribu menyebutkan kekurangan air membuat sebagian besar lahan persawahan di Pasar Sirapu Parit 5 dan parit 6 ini alami kekeringan. Kondisi membuat lahan sama sekali tidak bisa digarap.

‎”Dampaknya, petani mengalami kerugian besar. Lahan yang sudah dibajak kini kembali mengeras, sementara tanaman bibit padi yang seharusnya sudah ditanam, justru terancam mati kekeringan,” Katanya.

‎Iwan, petani yang memliki lahan sawah di parit 6 juga mengatakan, aliran air pasang sungai hanya mengisi parit air beberapa meter saja, selanjutnya petani lainnya berusaha estafet air, “musim kemarau ini, petani selalu rebutan air pasang sungai yang mengaliri parit air beberapa meter saja, dan ketika air pasang kembali surut parit terlihat kosong tidak berisi air”. Ucapnya

‎Menurut pantauan media, kondisi beberapa parit tidak berisikan air walaupun volume air pasang sungai terlihat besar, dan puluhan hektar lahan sawah yang sudah dibajak terlihat kekeringan, beberapa mesin pompa air terlihat estafet air dengan menggunakan 3 unit mesin pompa berebut aliran air dari parit.

‎Dengan kondisi saat ini, para petani berharap adanya perhatian serta tindakan nyata dari pemerintah melalui dinas terkait. Mereka meminta solusi cepat agar persoalan krisis air ini segera teratasi, sehingga mereka tidak lagi kesulitan air.

‎(B.Panjaitan)

]]>
https://corongrakyat.my.id/2026/06/25/musim-kemarau-petani-padi-di-langkat-rebutan-air-demi-mengairi-sawah/feed/ 0
Rehabilitasi Lahan Pertanian Tangga Bosi Tuntas, Pemkab Madina Kejar Pemulihan Produksi Padi. https://corongrakyat.my.id/2026/06/10/rehabilitasi-lahan-pertanian-tangga-bosi-tuntas-pemkab-madina-kejar-pemulihan-produksi-padi/ https://corongrakyat.my.id/2026/06/10/rehabilitasi-lahan-pertanian-tangga-bosi-tuntas-pemkab-madina-kejar-pemulihan-produksi-padi/#respond Wed, 10 Jun 2026 02:52:46 +0000 https://corongrakyat.my.id/?p=1419

MANDAILING NATAL, Selasa, 09/06/2026 – corongrakyat.my id – Kabar baik bagi para petani di Kecamatan Siabu. Rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak di Desa Tangga Bosi akhirnya rampung dan siap memasuki masa tanam.

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini fokus mengejar pemulihan produksi padi guna mengembalikan hasil panen yang sempat menurun akibat kerusakan lahan.

Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, turun langsung meninjau lokasi rehabilitasi pada Selasa (9/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Atika menegaskan bahwa percepatan pemulihan sektor pertanian menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Target kita adalah petani segera turun ke sawah dan kembali menanam padi. Dengan demikian, dalam empat bulan ke depan diharapkan hasil panen bisa kembali meningkat dan tonase produksi padi yang sempat hilang dapat dipulihkan,” ujar Atika.

Menurutnya, pemerintah daerah juga tengah mengupayakan berbagai dukungan untuk petani, termasuk pengajuan bantuan sarana produksi pertanian dan benih padi. Namun, tingginya semangat para petani menjadi modal utama dalam percepatan pemulihan tersebut.

“Alhamdulillah, petani kita sangat antusias. Bahkan mereka sudah mulai mempersiapkan lahan dan masa tanam tanpa menunggu bantuan datang,” katanya.
Meski rehabilitasi lahan di Tangga Bosi telah selesai, perhatian pemerintah kini beralih ke pemulihan jaringan irigasi di Kecamatan Naga Juang yang ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Pemerintah menilai keberadaan sistem irigasi yang berfungsi optimal menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan musim tanam.

Atika menekankan agar pekerjaan pemulihan irigasi dilakukan secara maksimal dan terukur sehingga tidak menimbulkan dampak baru terhadap lahan pertanian masyarakat, “Kita ingin seluruh proses berjalan baik. Jangan sampai pekerjaan konstruksi justru mengganggu atau merusak areal persawahan warga yang sedang dipersiapkan untuk masa tanam,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam percepatan pemulihan lahan pertanian dan irigasi, mulai dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, akademisi dari Universitas Sumatera Utara, pemerintah desa, hingga masyarakat yang turut bergotong royong mendukung proses rehabilitasi.

Selain itu, Atika juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran irigasi. Ia menilai kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat menghambat aliran air, memicu banjir, dan berdampak langsung terhadap produktivitas pertanian.
“Saluran irigasi harus kita jaga bersama. Sampah yang menumpuk dapat menyumbat aliran air, menyebabkan banjir, dan merugikan para petani.

Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan pertanian kita,” pungkasnya.
Dengan rampungnya rehabilitasi lahan di Tangga Bosi dan segera selesainya pemulihan irigasi di Naga Juang, harapan untuk bangkitnya kembali sektor pertanian di Mandailing Natal semakin terbuka lebar. Pemerintah optimistis kerja sama seluruh pihak akan mampu mengembalikan produktivitas sawah dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut

(MO).

]]>
https://corongrakyat.my.id/2026/06/10/rehabilitasi-lahan-pertanian-tangga-bosi-tuntas-pemkab-madina-kejar-pemulihan-produksi-padi/feed/ 0