Pendidikan & Pelatihan https://corongrakyat.my.id Suarakan Aspirasi Tue, 16 Jun 2026 15:43:38 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 https://corongrakyat.my.id/wp-content/uploads/2026/05/cropped-Screenshot_2026-05-02-03-59-27-32_512d59465dcd1d9c8e9be3e706423fdf-32x32.jpg Pendidikan & Pelatihan https://corongrakyat.my.id 32 32 PKBM Anak Sumatera Terima Bantuan Program Pelatihan Desain Grafis dan Dukungan Peralatan dari PT PLN UID Sumut. https://corongrakyat.my.id/2026/06/16/pkbm-anak-sumatera-terima-bantuan-program-pelatihan-desain-grafis-dan-dukungan-peralatan-dari-pt-pln-uid-sumut/ https://corongrakyat.my.id/2026/06/16/pkbm-anak-sumatera-terima-bantuan-program-pelatihan-desain-grafis-dan-dukungan-peralatan-dari-pt-pln-uid-sumut/#respond Tue, 16 Jun 2026 15:43:33 +0000 https://corongrakyat.my.id/?p=1632

MEDAN, Selasa, 16 Juni 2016 – corongrakyat.my.id – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Anak Sumatera menerima bantuan program pelatihan desain grafis dan dukungan peralatan untuk pemberdayaan masyarakat marginal Kota Medan dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor PKBM Anak Sumatera, Jalan Tritura No. 10, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Senin (15/6/2026).

Penyerahan bantuan ditandai dengan pemberian secara simbolis berbagai peralatan pendukung pemberdayaan masyarakat oleh General Manager PT PLN (Persero) UID Sumut yang diwakili Manager Aset Properti Umum, Surya Syahputra Sitepu, kepada Ketua PKBM Anak Sumatera, Togar Sirait, S.Sos., S.H., M.H.Dalam sambutannya,

Surya Syahputra Sitepu menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PT PLN UID Sumut terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi peserta didik dan anak-anak binaan PKBM Anak Sumatera.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan peserta sehingga memiliki bekal yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha.

Melalui program pelatihan desain grafis tersebut, para peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan di era digital.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan yang diwakili Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF), Ismail Marzuki Siregar, S.Pd., M.AP., mengapresiasi langkah PT PLN UID Sumut yang telah memberikan perhatian kepada sektor pendidikan, khususnya bagi peserta didik PKBM Anak Sumatera.Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat melalui keterampilan yang diperoleh peserta selama mengikuti pelatihan.

Ketua DPW Forum Komunikasi PKBM Sumatera Utara, Manahan Sitanggang, S.H., turut menyampaikan rasa bangganya terhadap PKBM Anak Sumatera yang terus aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan keterampilan bagi peserta didiknya.

Ia menilai program-program tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk memperoleh pekerjaan maupun membuka usaha secara mandiri, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Pada kesempatan itu, Ketua PKBM Anak Sumatera, Togar Sirait, S.Sos., S.H., M.H., menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan PT PLN UID Sumut berupa 25 unit komputer all in one Lenovo, satu set proyektor Epson, serta program pelatihan komputer desain grafis bagi masyarakat marginal yang diikuti oleh 25 peserta dengan durasi pelatihan sebanyak 200 Jam Pelajaran (JPL).

Togar Sirait mengucapkan terima kasih kepada PT PLN UID Sumut atas dukungan yang diberikan. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan keterampilan peserta didik serta mendukung pemberdayaan masyarakat marginal di Kota Medan.

(Willyam Pasaribu)

]]>
https://corongrakyat.my.id/2026/06/16/pkbm-anak-sumatera-terima-bantuan-program-pelatihan-desain-grafis-dan-dukungan-peralatan-dari-pt-pln-uid-sumut/feed/ 0
Pelatihan Fardhu Kifayah di Masjid Al Muhajirin Helvetia Diikuti 37 Peserta, BMI Kota Medan Tekankan Pentingnya Peran Keluarga dalam Pengurusan Jenazah. https://corongrakyat.my.id/2026/06/10/pelatihan-fardhu-kifayah-di-masjid-al-muhajirin-helvetia-diikuti-37-peserta-bmi-kota-medan-tekankan-pentingnya-peran-keluarga-dalam-pengurusan-jenazah/ https://corongrakyat.my.id/2026/06/10/pelatihan-fardhu-kifayah-di-masjid-al-muhajirin-helvetia-diikuti-37-peserta-bmi-kota-medan-tekankan-pentingnya-peran-keluarga-dalam-pengurusan-jenazah/#respond Wed, 10 Jun 2026 08:18:40 +0000 https://corongrakyat.my.id/?p=1425

MEDAN, Rabu, 10 Juni 2026 – corongrakyat.y.id – Sebanyak 37 peserta mengikuti kegiatan Pelatihan Fardhu Kifayah Praktik Memandikan dan Mengkafani Jenazah yang diselenggarakan oleh Bilal Mayyit Indonesia (BMI) Kota Medan bekerja sama dengan BKM Masjid Al Muhajirin Perumnas Helvetia, Selasa (9/6/2026), di Masjid Al Muhajirin, Jalan Kamboja 13 Blok 4, Perumnas Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30 hingga 15.30 WIB ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ilmu Fardhu Kifayah dalam kehidupan bermasyarakat. (9/6/2026).

Dalam sambutannya, mewakili panitia sekaligus Bilal Kecamatan Helvetia, Ibu Srimawati Salamah berpesan kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan dan memperbarui pengetahuan tentang Fardhu Kifayah.

“Sebagai Bilal, kita harus terus meng-upgrade ilmu dan wawasan tentang Fardhu Kifayah. Jika tidak dibekali ilmu yang memadai, maka pekerjaan yang kita lakukan tidak akan maksimal, bahkan bisa tidak sesuai dengan tuntunan syariat Islam,” ujarnya.

Sementara itu, Trainer sekaligus Ketua Bilal Mayyit Indonesia (BMI) Kota Medan, Amir Husin, menegaskan bahwa mempelajari ilmu Fardhu Kifayah merupakan kewajiban yang sangat penting bagi umat Islam.

Menurutnya, apabila ada anggota keluarga yang meninggal dunia, maka pihak yang paling berhak dan lebih utama (afdhal) mengurus jenazah adalah keluarga sendiri, bukan Bilal.

“Fungsi Bilal sebenarnya adalah membantu dan membimbing. Keluargalah yang memegang peran utama dalam pengurusan jenazah. Karena itu, masyarakat perlu memahami dan memiliki kemampuan dasar dalam pelaksanaan Fardhu Kifayah,” jelas Amir Husin.

Ia menambahkan, BMI hadir untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa tanggung jawab pengurusan jenazah pada dasarnya berada di tangan keluarga. Selama ini masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa seluruh proses Fardhu Kifayah merupakan tugas Bilal semata.

Amir Husin menjelaskan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan teladan mengenai hal tersebut. Apabila keluarga mampu dan memiliki pengetahuan yang cukup, maka keluarga sendirilah yang lebih utama mengurus jenazah. Namun apabila tidak mampu karena berbagai alasan, barulah tugas tersebut dapat diserahkan kepada Bilal yang amanah dan memiliki kompetensi di bidang Fardhu Kifayah.

Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, BMI Kota Medan juga berupaya mencetak kader-kader baru dari kalangan pelajar dan mahasiswa sebagai regenerasi Bilal di masa depan.

“Kami berharap dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, Kota Medan khususnya dan Indonesia pada umumnya memiliki Bilal-Bilal yang tangguh, profesional, serta siap melayani masyarakat selama 24 jam, termasuk dalam kondisi darurat maupun penanganan jenazah dengan kondisi khusus,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, pengurus BMI Kota Medan juga berharap Pemerintah Kota Medan dapat memberikan dukungan dengan membuka ruang pelatihan Fardhu Kifayah di kantor-kantor kecamatan dan kelurahan.

Menurut mereka, kegiatan pelatihan seperti ini sudah cukup lama tidak dirasakan masyarakat sejak wafatnya almarhum Drs. H. Lahmuddin Ritonga, yang selama hidupnya aktif mengedukasi masyarakat tentang pengurusan jenazah.

Melalui kegiatan ini, BMI Kota Medan berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya ilmu Fardhu Kifayah sehingga mampu menjalankan kewajiban tersebut sesuai syariat Islam, sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Medan, “Medan untuk Semua, Semua untuk Medan.”,

( Afnil Tanjung).

]]>
https://corongrakyat.my.id/2026/06/10/pelatihan-fardhu-kifayah-di-masjid-al-muhajirin-helvetia-diikuti-37-peserta-bmi-kota-medan-tekankan-pentingnya-peran-keluarga-dalam-pengurusan-jenazah/feed/ 0