MANDAILING NATAL,coringrakyat.my.id – Rabu,15 Juli 2026.
Perjalanan hidup Ahmad Sudirman Lase menjadi kisah inspiratif tentang pencarian keyakinan yang membawanya memeluk agama Islam. Pemuda asal Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, ini mengaku menemukan ketenangan hati setelah mempelajari ajaran Islam hingga akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat pada 24 Mei 2025.
Kisah tersebut disampaikan Ahmad Sudirman Lase saat berbincang bersama Kepala KUA Kecamatan Sinunukan, Ali Mora Siagian, S.Sos.I, pada Rabu (15/7/2026).
Ahmad Sudirman Lase yang sebelumnya bernama Candirman Lase lahir di PT SAM pada 5 Oktober 2006. Ia merupakan anak pertama dari lima bersaudara, putra pasangan Moinete Lase dan Isa Atilaia.
Perjalanan pendidikannya cukup panjang karena mengikuti perpindahan tempat kerja kedua orang tuanya. Ia pernah menempuh pendidikan di sejumlah sekolah di Provinsi Riau dan Jambi sebelum akhirnya menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal.
Menurut Ahmad, benih-benih ketertarikannya terhadap Islam mulai tumbuh ketika ia sering melihat umat Islam melaksanakan ibadah. Suasana ibadah yang penuh ketenangan membuatnya terdorong untuk mempelajari ajaran Islam dan membandingkannya dengan keyakinan yang sebelumnya ia anut.
Seiring berjalannya waktu, keyakinannya semakin mantap hingga memutuskan mengucapkan dua kalimat syahadat.
Prosesi pensyahadatan dilaksanakan pada Sabtu, 24 Mei 2025, di kediaman H. Amiruddin Pulungan, Sinunukan. Prosesi tersebut disaksikan oleh Kepala KUA Kecamatan Sinunukan Ali Mora Siagian, S.Sos.I, Kepala SMA Negeri 1 Sinunukan Ihsan Nasution, S.Pd, para guru, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Sejak saat itu, Candirman Lase resmi memeluk agama Islam dan menggunakan nama Ahmad Sudirman Lase.
Keputusan Ahmad menjadi mualaf mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya beserta keluarga. Dukungan juga datang dari tokoh agama, tokoh masyarakat, para guru, dan pemerintah setempat yang terus memberikan pendampingan agar ia semakin mantap menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.
Kepala SMA Negeri 1 Sinunukan, Ihsan Nasution, S.Pd, bahkan memberikan tempat tinggal sementara di mushala sekolah selama Ahmad menyelesaikan pendidikan di SMA. Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sinunukan Ali Mora Siagian, S.Sos.I berharap ada dermawan yang bersedia menjadi orang tua asuh agar Ahmad dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sekaligus memperdalam ilmu agama.
Perhatian dan dukungan juga diberikan oleh mantan Camat Sinunukan, Daiman Nasution, S.Pd, yang terus memberikan motivasi dan semangat kepada Ahmad dalam menjalani kehidupan barunya sebagai seorang muslim.
Sejak memeluk Islam, Ahmad semakin aktif memperdalam ilmu agama. Ia belajar membaca Al-Qur’an, mempelajari fiqih dasar, melaksanakan salat berjamaah, mengumandangkan azan, serta mengikuti berbagai kegiatan keagamaan di Masjid Al-Makruf Sinunukan III.
Semangat belajarnya membuahkan hasil dengan diterimanya Ahmad sebagai mahasiswa di UIN Imam Bonjol Padang. Namun, keterbatasan ekonomi keluarga menjadi kendala untuk melanjutkan pendidikan tersebut.
Karena itu, tokoh agama dan tokoh masyarakat berharap adanya dukungan dari para dermawan melalui infak maupun program orang tua asuh agar Ahmad dapat melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus memperdalam ilmu agama.
Dengan penuh haru, Ahmad Sudirman Lase menyampaikan harapannya agar Allah SWT senantiasa memberikan keistiqamahan dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.
“Langkah baru ini adalah awal dari perjalanan panjang saya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Saya berharap senantiasa diberikan keistiqamahan dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim serta dapat terus belajar dan mengamalkan ajaran Islam dengan sebaik-baiknya,” tutup Ahmad.
(MO)
